Motegi, KompasOtomotif - PT Honda Prospect Motor (HPM) sejak tahun 2015 sudah tidak menjual Freed di Indonesia. Salah satu alasan, karena masyarakat kurang begitu suka dengan konsep desain mobil kotak seperti Freed.
Meski di Jepang sudah keluar generasi terbaru, namun sampai sekarang masih belum punya rencana untuk dijual lagi di Tanah Air. Lepas, desain teranyarnya jauh lebih bagus model sebelumnya.
Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandy menjelaskan, peluang MPV dengan konsep pintu geser itu untuk dijual lagi sangat kecil. Permintaan juga tidak begitu banyak, karena mulai beralih ke model Honda yang lain seperti Mobilio RS, BR-V, dan HR-V.
"Masih belum ada rencana sampai sekarang ini, kemungkinan juga tidak akan dibawa lagi," kata Jonfis saat berbincang dengan KompasOtomotif di kawasan Twin Ring Motegi, Jepang, Selasa (24/10/2017).
![]() |
| Tampilan Terbaru Honda Freed. |
Bila dijual lagi, lanjut Jonfis dari segi penempatan harga juga akan bentrok dengan BR-V dan HR-V. Konsumen sudah pasti memilih kedua model itu karena mampu mengakomodir kebutuhan lebih banyak.
"Peralihan itu sudah terjadi sejak Freed masih dijual di indonesia. Sekarang kami fokus menjual di segmen itu saja, "ucap Jonfis.
Freed generasi kedua yang sudah dijual di Jepang punya dua varian, dengan tiga baris kursi (6 atau tujuh penumpang), lalu ada freed + dengan dua baris kursi, di mana baris paling belakang untuk mengakomodasi penumpang dengan kebutuhan khusus.
Keunggulan generasi kedua ini adalah konfigurasi kabin yang bisa disesuaikan dengan 16 jenis posisi. Bangku bisa dilipat-lipat, diselonjorkan (baris 1 dan 2) untuk tiduran, atau ditutup rataan untuk manfaat aneka.
Sumber : Kompas.com otomotive |

