JAKARTA,- Polisi sudah pasti pasti terbunuh di merpati di Kosambi, Kabupaten Tangerang. Hal hal tersebut di atas setelah dilakukan dengan melakukan acara perkara dan.
"Jalanan penyebab kebakaran adalah percikan las yang menyambar ke bahan pembuatan kembang api," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (28/10/2017).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menambahkan, sebelum kejadian kebakaran itu terjadi, Subarna Ega sedang memperbaiki atap pabrik menggunakan alat las. Rupanya, percikan api dari mesin las itu.
"Dari keterangan dan olah TKP yang dilakukan Labfor, maka kejadian ini akan berawal dari pekerjaan las yang dilakukan Ega. Percikan ini menimpa bahan-bahan kembang api, lalu seketika menimbulkan kebakaran," kata Nico.
Dalam kasus ini telah dibangun tiga orang tersangka. Mereka adalah Andi Liyono selaku pemilik pabrik, Andri Hartanto selaku direktur pabrik oprasional dan subarna Ega selaku tukang las.
Dalam kasus ini, Indra dijerat. 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dan pasal 74 juncto Pasal 183 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Pabrik mercon milik PT Panca Buana ini meledak pada pukul 09.00 Kamis (26/10/2017). Pesta pemadam baru tiba pukul 10.30 dengan sebelas mobil pemadam.
Saat itu, kondisi gerbang terkunci. Rasa, warga yah sempat membobol dinding gudang untuk menyelamatkan para karyawan yang terjebak di dalam. Api berhasil dipadamkan pada pukul 12.00 WIB.
Berdasarkan data sementara ada 103 pekerja yang berada dalam pabrik tersebut. Sebanyak 47 diolah ditemukan mati.
